Rsi Gana?

23/09/2009

Duduk di depan laptop memberi sebuah ide untuk saya menulis di blog ini, teringat perbincangan singkat saya dengan paman saya yang ternyata memperhatikan “kober” berwujud “Gana” pada upacara melaspas rumah seorang saudara. Dan saat upacara itu dibarengi upacara Rsi Gana. Nah, disini letak pertanyaan paman saya itu, dia bertanya Apa hubungan upacara Rsi Gana dan Betara Ganesha ? dan jelas “kober” itu yang membuat kami ingin tahu kaitannya selain kata-kata “Gana”. Pertanyaan lewat obrolan singkat  itu belum terjawab hingga saya pulang, hingga iseng-iseng saya tanya “bli google” tentang hubungan Rsi Gana dan Ganesha. Dan akhirnya……

Rsi Gana

Dalam upacara agama Hindu memang ada dikenal istilah Rsi Gana.
Patut dipahami terlebih dulu bahwa Rsi Gana itu bukanlah caru, melainkan suatu bentuk pemujaan kepada Gana Pati (Penguasa/Pemimpin para Gana) sebagai Vignesvara (raja atas halangan). Upacara ini diselenggarakan dengan tujuan supaya manusia terhindar dari berbagai halangan.
Namun dalam penyelenggaraan upacara Rsi Gana memang tidak pernah terlepas dari penggunaan caru sebagai landasan upacaranya, sehingga seolah-olah Rsi Gana itu sama dengan caru ~ kebanyakan orang menyebut dengan istilah caru Rsi Gana.

Upacara Rsi Gana bisa diikuti berbagai macam caru. Adapun jenis caru yang mengikuti upacara Rsi Gana ini tergantung tingkatan Rsi Gana bersangkutan.

  • Rsi Gana Alit diikuti dengan caru ekasata yang lazim dikenal dengan sebutan ayam abrumbunan (seekor ayam dengan bulu lima jenis warna).
  • Rsi Gana Madya diikuti dengan caru pancasata (lima ekor ayam dengan bulu berbeda).
  • Rsi Gana Agung diikuti dengan caru pancakelud ditambah seekor bebek putih, menggunakan seekor kambing sebagai dasar kurban caru.

Jadi, pelaksanaan upacara Rsi Gana adalah bertujuan untuk memuja Dewa Gana Pati atau Ganesa yang merupakan Dewa Penguasa para Gana atau para abdi Dewi Durga, Dewa Siwa, dan Gana Pati sendiri.

sumber : pasektangkas.blogspot.com

Namun setelah tahu sedikit hubungannya, ada lagi pertanyaan yang timbul. Apakah paman saya boleh memuput upacara Rsi Gana karena paman saya masih bergelar “pemangku” ? sepertinya saatnya bertanya pada “Aji Mpu” walau tidak tahu kapan sempat ke griya yang penting pertanyaan itu bisa terjawab…….semoga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: